![]() |
| Sumber: Istimewa |
Agenda ini menjadi momentum konsolidasi besar bagi PSI di
daerah menjelang pertarungan politik ke depan.
Dalam arahannya, Kaesang menegaskan pentingnya penguatan
struktur partai dari tingkat provinsi hingga tingkat paling bawah.
“Saya minta tolong kepada seluruh jajaran pengurus—DPW, DPD,
DPC, sampai nanti DPRt—agar struktur dibuat sebaik mungkin,” ujar Kaesang di
hadapan seluruh kader.
Menurutnya, kekuatan partai tidak hanya terletak pada figur,
tetapi pada soliditas organisasi hingga ke akar rumput.
Kaesang menilai peluang kemenangan PSI di Sulteng terbuka
setelah bergabungnya Ahmad Ali, tokoh politik berpengaruh yang sebelumnya
juga pernah mengantar Partai Nasdem memenangkan kontestasi di wilayah tersebut.
"Saya yakin PSI akan menang di Sulawesi Tengah,"
kata Kaesang.
Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, turut memberikan semangat
kepada para kader yang hadir. Ia mengingatkan bahwa kemenangan tidak pernah
hadir tanpa diperjuangkan.
“Kita tahu cara merebut kemenangan. Saya tidak perlu
mengajari kalian, karena kalian adalah barisan yang pernah memenangkan
pertandingan itu pada 2015,” tegasnya.
Ahmad Ali menekankan bahwa ancaman politik dari luar tidak
boleh membuat para kader lengah.
“Kemenangan itu tidak akan datang sendiri kecuali kita
perebutkan. Mereka yang di luar sana ingin mengambil kemenangan itu, tapi kita
adalah juara. Kita tahu cara menjadi juara,” lanjutnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun persepsi publik
yang positif terhadap PSI, mengingat partai ini masih relatif baru bagi
sebagian masyarakat.
Rakorwil PSI di Palu menjadi langkah awal konsolidasi
menyeluruh untuk menyatukan gerakan, membangun struktur yang solid, serta
menguatkan strategi pemenangan di Sulawesi Tengah. Para kader diharapkan
semakin siap menghadapi dinamika politik yang akan datang.
Pada Rakorwil ini juga dilakukan pelantikan pengurus DPW PSI
dan 13 DPD kabupaten/kota yang dihadiri sekira 720-an pederta.[Red]
.png)
