Iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

FORMAD Jabodetabek Dukung Penuh Program "Mama Mau Naik Kelas" Sebagai Langkah Strategis Transformasi Pendidikan Madura

Dodi Adrian Febriansyah
4 Mar 2026, 05:23 WIB Last Updated 2026-03-03T22:23:45Z
iklan

Keterangan: M. Saleh selaku Ketua Umum FORMAD Jabodetabek (Doc.Pribadi) 
SUARAPERUBAHAN.COM, SUARAMUDA -Forum Mahasiswa Madura (FORMAD) Jabodetabek menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam peluncuran program "Mama Mau Naik Kelas” (Madura Maju, Madura Unggul, Madura Naik Kelas) yang digelar di Kabupaten Sampang, Madura. Rabu, 4/3/2026


FORMAD Jabodetabek memandang program ini sebagai langkah strategis dan progresif dalam menjawab tantangan ketimpangan mutu pendidikan di wilayah Madura. Pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan daerah, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia adalah prasyarat mutlak bagi kemajuan sosial, ekonomi, dan kultural masyarakat Madura.


Program ini mencakup langkah-langkah konkret, di antaranya penunjukan 12 SMA Negeri sebagai sekolah percontohan, penguatan literasi dan numerasi siswa, pendampingan jalur SNBP dan penguatan persiapan SNBT melalui try out dan asesmen, revitalisasi dan rehabilitasi sarana prasarana di 60 SMA/SMK/SLB se-Madura, serta penyaluran bantuan pendidikan bagi siswa berprestasi dari keluarga prasejahtera berikut dukungan perangkat teknologi pembelajaran.


Ketua Umum FORMAD Jabodetabek, M. Saleh, menegaskan bahwa organisasi mahasiswa Madura di perantauan melihat program ini sebagai momentum penting untuk mempercepat akselerasi kualitas pendidikan di tanah kelahiran.


“FORMAD Jabodetabek menyatakan dukungan penuh terhadap program Mama Mau Naik Kelas. Ini bukan sekadar program administratif, tetapi agenda besar transformasi pendidikan Madura. Kami percaya, ketika kualitas pendidikan diperkuat secara sistematis baik dari sisi akademik maupun infrastruktur maka Madura sedang membangun fondasi masa depannya. Kami siap berada di barisan depan untuk mendukung dan mengawal keberhasilan program ini,” tegas M. Saleh.


Lebih lanjut, M. Saleh menambahkan "Mahasiswa Madura memiliki tanggung jawab moral dan historis untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang berpihak pada peningkatan SDM benar-benar berdampak nyata. Dukungan kami bersifat total, karena kami meyakini bahwa pendidikan adalah jalan strategis untuk membawa Madura naik kelas secara substantif, bukan hanya simbolik.”


Sebagai bentuk komitmen konkret, FORMAD Jabodetabek membuka ruang kolaborasi dalam penguatan pendampingan akademik, mentoring siswa menuju perguruan tinggi, serta penguatan literasi berbasis jejaring mahasiswa Madura di berbagai kampus nasional.


FORMAD Jabodetabek percaya bahwa transformasi pendidikan harus menjadi gerakan kolektif lintas generasi. Dukungan terhadap program ini merupakan bentuk keberpihakan terhadap masa depan Madura yang lebih unggul, berdaya saing, dan bermartabat.



(dy/daf) 

Iklan

iklan