![]() |
| Sumber: Ilustrasi |
Para pedagang menilai, penetapan biaya PHP yang dilakukan Direksi PD Pasar Jaya saat ini mengabaikan fakta di lapangan mengenai daya beli masyarakat yang sedang menurun. Koordinator Aksi sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal APPSI, Moh. Hanafi, menekankan pentingnya bagi PD Pasar Jaya untuk melihat situasi Pasar Tomang yang kini kian sepi.
“Menetapkan biaya PHP tanpa melihat kondisi pedagang, bersikap masa bodo dan agresif berarti tidak peduli dengan kondisi pedagang yang menghidupkan perekonomian,” ujar Hanafi di Pasar Tomang.
Hanafi tidak menampik bahwa PD Pasar Jaya memiliki kewenangan menagih biaya PHP. Namun, ia menekankan agar penagihan tersebut dilakukan secara bijak, bukan dengan pendekatan yang mengancam. Menurutnya, PD Pasar Jaya seharusnya memberikan kebijakan kelonggaran seperti perpanjangan durasi pembayaran, serta diiringi dengan peningkatan kualitas sarana dan prasarana pasar. Pedagang sangat menyayangkan upaya penagihan yang disertai dengan ancaman penyegelan.
“Pedagang membutuhkan solusi, bukan intimidasi,” tegas Hanafi.
Selain menuntut kebijakan PHP, aksi demonstrasi ini juga menyerukan tuntutan lain, yaitu mutasi bagi Kepala Pasar Tomang Barat dan Kepala Staff Tata Usaha Pasar Tomang Barat. Para pedagang menilai kedua pejabat tersebut bersikap arogan dan angkuh dalam menjalankan tugasnya, serta tidak lagi peka terhadap aspirasi pedagang.
“Kepala Pasar dan Kepala Staff tidak peduli dengan kondisi pedagang, angkuh dan seharusnya dicopot,” sambung Hanafi.
Menurutnya, Manager Pasar Tomang Barat harusnya bersikap sesuai dengan nilai-nilai perusahaan (Company Values) tentang pelayanan dan visi perusahaan sebagai penggerak perekonomian.
“Pelaksana tugas di tiap pasar harusnya bisa peka dan merasakan keadaan pasar dengan real. Bukan melakukan hal yang tidak sejalan dengan visi dan tujuan perusahaan,” tutup Hanafi.
Para pedagang berharap, aksi demo ini dapat mengetuk pintu hati jajaran Direksi PD Pasar Jaya untuk segera mencari solusi bersama yang tidak merugikan pihak pedagang, serta memastikan iklim usaha yang lebih kondusif di Pasar Tomang.[Red]
.png)
