Iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Mas Pur Ajak Siswa Sekolah Pertanian Sentani Terapkan 4 Pilar Kebangsaan dalam Dunia Pertanian

Suara Perubahan
13 Des 2025, 15:14 WIB Last Updated 2026-02-03T08:15:54Z
iklan
Foto: Istimewa
SUARAPERUBAHAN.COM, NASIONAL, Anggota MPR RI, Henock Puraro, menggelar sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kepada siswa Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA) Sentani, Papua. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman mendalam tentang Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Sosialisasi ini juga menekankan bagaimana nilai-nilai kebangsaan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal bagi bisnis pertanian masa depan para siswa.


Dalam kesempatan itu, Henock Puraro menekankan relevansi 4 Pilar Kebangsaan bagi siswa sekolah pertanian. “Pendidikan pertanian tidak hanya soal teknik bercocok tanam atau manajemen usaha, tapi juga membentuk karakter bangsa. Memahami pilar kebangsaan akan membuat siswa lebih disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dalam komunitas pertanian,” ujar Henock.


Mas Pur, sapaan akrab Henock Puraro, mendorong para siswa untuk menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam praktik pertanian sehari-hari. Misalnya, menanam dengan etika, menjaga hasil panen bersama teman sekelas, menghargai keragaman budaya di lingkungan sekolah, serta memanfaatkan pengetahuan untuk kemajuan bersama. “Dengan begitu, pilar kebangsaan tidak hanya dipahami, tapi juga dihidupi,” tambah Mas Pur.


Henock Puraro, yang juga dikenal sebagai Puraro, mantan Kepala Dinas PTSP Papua, menjelaskan bahwa siswa pertanian bisa menggabungkan kreativitas, pengetahuan teknis, dan nilai-nilai kebangsaan dalam membangun usaha pertanian yang sukses. Ia menekankan bahwa jiwa kebangsaan akan memperkuat integritas dan etika bisnis di kemudian hari.


Dikenal sebagai mantan wartawan TVRI dan putra daerah Sentani, Puraro membawa pengalaman luasnya dalam dunia jurnalisme dan birokrasi untuk memberikan paparan yang komunikatif dan inspiratif bagi siswa. “Siswa SPMA harus bisa menjadi generasi pertanian yang kreatif, mandiri, dan berkarakter kebangsaan,” ujarnya sambil menyoroti pentingnya semangat gotong royong di bidang pertanian.


Sebagai anggota DPD RI Dapil Papua, Puraro menekankan bahwa sosialisasi pilar kebangsaan di sekolah vokasi seperti SPMA sangat strategis. Menurutnya, generasi muda yang memahami nilai-nilai kebangsaan akan mampu menjaga persatuan, berinovasi dalam usaha pertanian, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah Papua maupun Indonesia secara keseluruhan.


Kepala SPMA Sentani menyampaikan apresiasi atas kehadiran Henock Puraro. Ia menilai kegiatan sosialisasi ini sangat relevan karena menggabungkan pendidikan karakter dan keahlian pertanian. Dengan pemahaman dan implementasi 4 Pilar Kebangsaan, siswa diharapkan tidak hanya terampil di bidang pertanian, tetapi juga memiliki karakter kuat, kesadaran sosial tinggi, dan mampu menjadi wirausaha pertanian yang sukses di masa depan.[RL]

Iklan

iklan