![]() |
| Foto: Istimewa |
Dalam pemaparannya, Mas Pur menjelaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan — Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika — harus menjadi pedoman nyata dalam kehidupan sehari-hari. Putra daerah Sentani itu menekankan bahwa nilai-nilai tersebut bukan sekadar hafalan, melainkan prinsip hidup yang harus diwujudkan dalam tindakan.
Sebagai Anak Kampung Harapan, Mas Pur menyampaikan bahwa gereja memiliki posisi strategis dalam membangun karakter kebangsaan. Menurutnya, kehadiran GKI Eloi Yaukang Sentani harus menjadi penggerak moral yang mampu mengajak jemaat mengimplementasikan Pancasila melalui sikap saling menghargai, menjaga persatuan, dan menolak segala bentuk perpecahan.
Wartawan TVRI Senior itu juga menegaskan bahwa tantangan kebangsaan saat ini membutuhkan keterlibatan aktif lembaga keagamaan. Sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, ia menyebut gereja memiliki kekuatan sosial untuk membimbing umat agar tidak mudah terpengaruh isu-isu yang berpotensi memecah belah masyarakat.
Mas Pur kembali menekankan bahwa implementasi Pancasila dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan gereja. Putra daerah Sentani tersebut mengajak masyarakat GKI Eloi Yaukang untuk menjadi teladan dalam praktik toleransi, gotong royong, serta kepedulian sosial sebagai wujud nyata pengamalan nilai kebangsaan.
Menutup kegiatan, Anak Kampung Harapan itu berharap gereja terus berperan aktif dalam menjaga harmoni di Papua. Wartawan TVRI Senior tersebut menyatakan bahwa dari Sentani, semangat persatuan dan kebangsaan harus terus digaungkan demi memperkuat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. [Red]
.png)
